Semoga kita
bersemangat terus mendatangi majelis ilmu di dunia nyata tidak hanya
mencukupkan diri total dengan ilmu yang didapatkan di dunia maya atau internet.
Istimewanya Ilmu Agama
Ilmu agama memang istimewa dan agak berbeda dengan ilmu dunia pada umumnya.
Ilmu agama berkaitan erat dengan berkahnya ilmu. Maksud berkahnya ilmu adalah
bagaimana ilmu tersebut bisa bermanfaat dan menjaga orang yang berilmu
tersebut. Mungkin untuk ilmu dunia, seseorang bisa jadi berilmu misalnya
menguasai dan pintar ilmu kedokteran, tetapi bisa jadi ilmu tersebut malah
membuatnya sombong dan angkuh. Ilmu agama berbeda, ilmu agama tidak akan
berlama-lama pada dada dan ingatan seseorang, jika orang yang memegang ilmu
agama tersebut tidak menjalankan dan mengamalkannya. Misalnya ia sombong dan
berniat jelek ketika menuntut ilmu agama, maka ilmu agama itu tidak akan
bertahan lama, ia akan hilang dan tidak akan betah pada orang tersebut.
Al-Ghazali mengatakan,
“Dahulu kami menuntut ilmu dengan niat
selain Allah, tetapi ilmu tersebut enggan (pada kami) kecuali kami berniat
hanya karena Allah.” (Thabaqat Asy-Syafi’iyah 6/194, Darun Nasry)
Perhatikan Adab Dalam
Menuntut Ilmu
Salah satu cara agar ilmu agama tetap bertahan dan berkah adalah dengan memperhatikan
adab menuntut ilmu agama. Adab sangat penting dalam menuntut ilmu agama,
permisalannya seperti ini:
Jika ada orang ingin minta bantuan misalnya minta makanan kepada kita, tapi
adabnya ketika meminta tidak sopan, semisal kasar meminta bahkan membentak,
apakah kita akan memberi?
tentu tidak
Demikian juga dengan ilmu agama, bagaimana kita bisa mendapatkan ilmu dan
keberkahannya jika cara dan adab menuntut ilmu tidak kita tunaikan.
Adab Penuntut Ilmu
Adalah Mendatangi Sumber Ilmu
Adab menuntut ilmu di zaman ini yang mungkin mulai hilang adalah mendatangi
sumber ilmu yaitu mendatangi majelis ilmu. Tidak heran, karena di zaman ini
dengan kemajuan teknologi, internet dan sosial media, manusia sangat mudah
mendapatkan ilmu. Ada broadcast harian ilmu agama yang datang tiap hari kepada
kita. Ada pelajaran jarak jauh via sosmed dan video-video kajian via youtube
yang sangat banyak. Kita bersyukur ada media-media ini karena sangat bermanfaat
bagi mereka yang jauh tempat tinggalnya dari majelis ilmu atau di daerahnya
sangat sulit mendapatkan majelis ilmu, akan tetapi bagi mereka yang mudah
mendapatkan majelis ilmu atau rumahnya dekat dengan majelis ilmu, sebaiknya
lebih banyak menuntut ilmu di majelis ilmu dibandingkan melalui internet dan
sosial media. Ilmu itu kita datangi ke majelis ilmu, bukan ilmu yang mendatangi
kita melalui pesan broadcast, sharing di grop-grop sosial media.
Ulama dahulu menjelaskan,
“Ilmu (agama) itu didatangi bukan
ilmu yang mendatangi”
Semoga kita bersemangat terus mendatangi majelis ilmu di dunia nyata tidak
hanya mencukupkan diri total dengan ilmu yang didapatkan di dunia maya atau
internet.
6 Adab Yang Harus Dihindari Seorang Penuntut Ilmu
Ada banyak adab menuntut ilmu lainnya, hendaknya kita benar-benar
memperhatikan. Berikut contoh praktik menuntut ilmu dengan adab yang kurang
baik:
- Terlambat
datang dan tidak minta izin dahulu, tetapi kalau gurunya terlambat
langsung ditelpon atau SMS: “ustadz kajiannya jadi tidak?”
- Kalau
tidak datang, tidak izin dahulu (untuk kajian yang khusus) dan kajian
datang semaunya
- Duduk
selalu paling belakang dan sambil menyandar (tanpa udzur)
- Ketika
kajian terlalu banyak memainkan HP dan gadget tanpa ada keperluan
- Terlalu
banyak bercanda atau ribut dalam majelis Ilmu
- Terlalu
Fokus ke Ilmu saja tanpa memperhatikan adab, niatnya hanya ingin memiliki
kedudukan yang tinggi di masyarakat serta lupa memperhatikan dan mencontoh
adab dan akhlak gurunya.
Contoh adab dalam menuntut ilmu adalah tenang dan fokus ketika di majelis
ilmu. Ahmad bin Sinan menjelaskan mengenai majelis Abdurrahman bin Mahdi, guru
Imam Ahmad, beliau berkata,
“Tidak ada seorangpun berbicara di
majelis Abdurrahman bin Mahdi, tidak ada seorangpun yang berdiri, tidak ada
seorangpun yang mengasah/meruncingkan pena, tidak ada yang tersenyum.”( Siyaru
A’lamin Nubala’ 17/116)
Demikian semoga bermanfaat
Sumber: muslim

Tidak ada komentar:
Posting Komentar