Buy

Information in you world.

Senin, 14 Agustus 2017

Pesona Wisata Bandar Lampung Keindahan Indonesia

Pesona wisata Kota yang terletak di ujung unsur utara Teluk Lampung ini ialah kota terbesar di Lampung dan adalahibukota Provinsi Lampung. Berbagai obyek wisata laksana wisata pantai, budaya, alam pegunungan atau wisata petualangan di hutan dan sungai, selam dan pancing bisa dengan mudah dicapai dari kota ini. Obyek wisata di dekat Bandar Lampung terletak saling berdampingan sehingga perjalanan wisata di wilayah ini menjadi sangat mengasyikkan karena tidak sedikit tempat yang dapat dilihat.


Bandar Lampung pada awalnya terdiri dari dua kota yakni Tanjungkarang yang berada di suatu bukit dan Telukbetung yang berada di ambang pantai Teluk Lampung. Kedua kota ini lantas melebur menjadi satu kota dengan nama Bandar Lampung dan menjadi kota terbesar ke-empat di Sumatera. Prasarana umum lumayan tersedia di Bandar Lampung laksana taksi, bus dalam kota, kereta api dan pusat perbelanjaan.

Pada masa lalu daya tarik wisata Kota Telukbetung ialah kawasan yang sangat parah menerima gelombang pasang setinggi 40 m saat Gunung Krakatau meletus pada tahun 1883. Hampir setengah dari semua korban tewas dampak letusan Krakatau yang berjumlah 36,000 jiwa ialah penduduk Telukbetung. Sebuah monumen berupa rambu laut di bina pada suatu bukit di Telukbetung untuk memperingati bencana alam itu.

Museum Provinsi Lampung yang sedang di Jl Teuku Umar, 5 km dari pusat kota, mempunyai koleksi benda-benda pra-sejarah yang berasal dari zaman Neolitik. Pesona wisata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

For You ^_^

“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”.(HSR. Bukhary-Muslim dari ‘Umar bin Khoththob radhiallahu ‘anhu)